Hadapi Musim Kemarau, PDAM Belu Jamin Pasokan Air Bagi Pelanggan Terjaga, Sambungan Rumah Digenjot

- Sabtu, 27 Mei 2023 | 01:36 WIB
Direktur Utama PDAM Belu, Ir. Frido Siribein (Fredrik Bau/vagansa.com)
Direktur Utama PDAM Belu, Ir. Frido Siribein (Fredrik Bau/vagansa.com)

VAGANSA.COM - Memasuki akhir bulan Mei 2023, curah hujan di Kabupaten Belu mulai berkurang.

Ini tandanya, tidak lama lagi musim kemarau akan tiba dan puncaknya di Bulan Oktober.

Musim kemarau identik dengan kekeringan dan kekurangan air, termasuk air bersih untuk kebutuhan mandi cuci dan kakus (MCK).

Baca Juga: Pemuda asal Desa Batnes, Kecamatan Musi Kabupaten TTU ditemukan Tewas Gantung Diri

Meski demikian, bagi warga Kabupaten Belu khususnya pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum ( PDAM ) di Kota Atambua dan sekitarnya tak perlu risau.

Pasalnya, pasokan air untuk para pelanggan akan tetap terjaga untuk saat ini hingga puncak musim kemarau.

"Saat ini air sangat tersedia, bahkan untuk musim kemarau nanti tetap aman," kata Direktur Utama PDAM Belu, Ir. Frido Siribein kepada wartawan di Atambua, Jumat 26 Mei 2023.

Baca Juga: Pembantu Jokowi ini Jadi Tersangka, Ternyata Nasdem Sejak Awal Sudah Sebut Jaksa Agung Ada Kepentingan Politik

Dikatakannya, pasokan air bagi para pelanggan PDAM Belu ini berasal dari 6 sumber air termasuk rencana mengambil dari Bendung Haekrit serta mengaktifkan lagi reservoir Masmae.

"Sumber air kita dari Lahurus, Molos Oan, Weoe, Wefia, Weutu, Tirta A dan C. Rencana nanti tambah Haekrit dan kita mau aktifkan lagi reservoir masmae," ungkap Siribein.

Fridolinus menambahkan, oleh karena ketersediaan air untuk pelanggannya tercukupi maka upaya-upaya untuk terus menambah pelanggan PDAM baru melalui sambungan rumah (SR) terus digenjot.

"Untuk sambungan rumah terus kita lakukan. Dan karena air mencukupi maka kita imbau kepada warga untuk memasang meteran air dan menjadi pelanggan kita. Khusus kepada pelanggan lama, ayo jangan ragu, silakan datang untuk sambung lagi," ujar Siribein.

Tentang jumlah pelanggan PDAM Belu, Siribein mengatakan saat ini sudah mencapai 4.194 sambungan rumah. Dan ditargetkan pada tahun 2025 mendatang, jumlah pelanggan PDAM Belu sudah mencapai angka 7.000.

"Waktu kita masuk pertama di tahun 2021, baru sekitar 2.650 SR (pelanggan,red). Sekarang sudah 4.194 SR. Kita terus imbau agar warga jangan ragu jadi pelanggan PDAM Belu, pelanggan lama, ayo datang kita siap layani, biayanya hanya Rp250 ribu untuk sambung ulang," pintanya.

Halaman:

Editor: Fredrikus R. Bau

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sadel Motor: Penyempurnaan Kenyamanan Berkendara

Jumat, 22 September 2023 | 14:31 WIB

Tips Efektif Mengencangkan Rantai Motor Supra X 125

Senin, 4 September 2023 | 18:47 WIB
X